NASIB GEDUNG MANGKRAK FIS UNM


ESAI - Mutiah Nurafandi M.

Universitas Negeri Makassar (UNM) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Kota Makassar yang resmi meraih akreditasi A dari Badan Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak tahun 2017. Dengan diperolehnya nilai tinggi dan akreditasi A bagi Universitas Negeri Makassar (UNM) maka diharapkan UNM semakin lebih baik dan mampu membenahi semua unsur-unsur penunjang akreditasi A, termasuk pemenuhan sarana prasarana dalam proses perkuliahan.

Sampai saat ini sarana dan prasarana yang masih hangat diperbincangkan adalah belum rampungnya pembangunan gedung-gedung perkuliahan di UNM, misalnya saja gedung mangkrak yang ada di Fakultas Ilmu Sosial (FIS), seperti yang diketahui jumlah kelas perkuliahan yang ada di Fakultas Ilmu Sosial UNM masih belum memadai dengan jumlah mahasiswa yang aktif di perkuliahan FIS UNM. Salah satu bukti dari kurang memadainya jumlah maupun luasnya ruang kelas dengan jumlah mahasiswanya dapat diambil sampel pada Program Studi Pendidikan Antropologi dimana satu ruang kelas diisi oleh 60 mahasiswa dengan luas ruang kelas yang terbilang sempit. Ini sudah termasuk kategori perkuliahan yang tidak efektif dalam hal penunjang dari sarana pembelajaran. Dilihat kondisi ruang kelas yang terbilang sempit tersebut, maka seharusnya ruang kelas tersebut hanya diisi maksimal 35 sampai 40 mahasiswa saja.

Maka dari itu pengadaan gedung perkuliahan di FIS UNM sangat diperlukan sebagai penunjang ke-efektifan perkuliahan. Sebelum peng-akreditasian, permintaan pengadaan gedung perkuliahan di FIS UNM tidak terlepas dari tindakan aksi demonstrasi mahasiswa FIS UNM itu sendiri. Para mahasiswa melakukan aksinya pada Kamis 25/2/2016 yang digelar di depan Kantor Fakultas Ilmu Sosial UNM. Aksi para mahasiswa ini menuntut para Birokrasi dalam memperhatikan sarana prasarana perkuliahan khususnya pengadaan ruang kelas perkuliahan. Aksi para mahasiswa ditanggapi langsung oleh Dekan FIS UNM yakni Prof. Dr. Hasnawi beserta beberapa jajarannya.

Namun pengadaan ruang kelas perkuliahan di FIS UNM itu sendiri belum rampung ditandai dengan adanya pondasi gedung yang mangkrak yang dibangun. Terhambatnya pembangunan gedung perkuliahan di FIS UNM dan beberapa fakultas lainnya dikarenakan adanya isu korupsi. Hal ini diungkapkan oleh Pembantu Rektor Bidang Akademik UNM yakni Ayahanda Muharram, katanya “Hal tersebut terjadi karena banyak orang yang tidak jujur dalam bekerja, sehingga untuk membuat bangsa ini maju diperlukan kejujuran dalam bekerja, kalau semua jujur tidak akan ada gedung yang mangkrak seperti sekarang”.

Mengenai tindak lanjut dari semua gedung mangkrak yang ada di UNM telah dipertanyakan di laman web https://www.lapor.go.id/instansi/universitas-negeri-makassar oleh pemilik akun Anonim pada tanggal 16 Juli 2019. Isi pertanyaannya yakni “Salam, terkait dengan gedung mangkrak di beberapa ptn yang ada, proses penyelesaiannya seperti apa? Dan bagaimana tindak lanjutnya, karena di kampus kami khususnya di univ. negeri makassar ada banyak gedung yang mangkrak pembangunannya hingga sekarang. Trimksih”.

Walaupun memakan waktu yang cukup lama namun pertanyaan dari pemilik akun Anonim berhasil ditanggapi oleh Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama pada tanggal 20 Februari 2020. “Gedung mangkrak telah ditindaklanjuti oleh Kementerian Keuangan melalui penganggaran pada Kementerian PUPR secara bertahap. Khusus Universitas Negeri Makassar T.A. 2020 telah dianggarkan untuk penyelesaian gedung Fakultas MIPA, yang saat ini telah dalam proses pengerjaan pihak pemenang tender. Untuk gedung mangkrak lainnya sedang dalam proses pengusulan anggaran. Tambahan fasilitas gedung telah dimasukkan ke dalam e-planning yang terintegrasi dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Keuangan”. Semoga tanggapa dari Birokrasi mengenai pengusulan anggaran gedung mangkrak dapat berhasil terealisasikan segera mungkin. Mengingat gedung perkuliahan merupakan salah satu faktor penunjang efektifitas perkuliahan.

Komentar

Postingan Populer

Sistem Kuliah Online UNM terinfeksi Covid-19, Mahasiswa Sesak Akal

Stigma Mahasiswa Gondrong

HMPS PENDIDIKAN ANTROPOLOGI FIS UNM Adakan Baksos di Bumi Sawerigading

Teruntuk kaum rebahan, mari kita hilangkan kesenangan "Hore, kuliah online"